Sumber: Antara

Jakarta, LiputanIslam.com — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengatakan pasangan tersebut sebagai simbol kemenangan nasionalis-santri.

“Kemenangan pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf itu simbol kemenangan nasionalis-santri,” kata Said Aqil Siradj disela acara silaturahmi PDI Perjuangan dengan santri yayasan binaannya di Ponpes Luhur Al Tsaqafah, Jakarta, Selasa malam (8/10).

Menurutnya, Presiden Jokowi merupakan sosok tokoh nasionalis dan juga sekaligus santri, sebab Presiden Jokowi melakukan rukun Islam dengan baik seperti sholat lima waktu, puasa Senin-Kamis, umroh dan menunaikan haji. Sementara Kiai Ma’ruf menurutnya tokoh berlatar belakang santri yang juga nasionalis.

Dia menekankan dengan bersatunya nasionalis dan santri, maka segala persoalan bangsa akan selesai seperti masa penjajahan menuju gerbang kemerdekaan dahulu. Semua berkat persatuan kaum nasionalis-santri.

Dalam acara yang sama, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang hadir juga mengatakan pada dasarnya nasionalis dan santri seluruh kalangan di tanah air merupakan saudara sebangsa yang tidak bisa dibeda-bedakan. Kekuatan nasionalis dan Nahdilyin merupakan akar kekuatan bangsa.

“Kekuatan Indonedia berakar dari kekuatan nasionalis dan Nahdilyin,” terang Hasto.

Baca juga: NU: Dialog Kebangsaan untuk Perkuat Solidaritas Jaga NKRI

Hasto pun menyampaikan terima kasih partainya kepada kalangan Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin atas dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf, menjelang pelantikan Presiden dan Wapres RI terpilih segera bulan ini.

Hasto mengatakan PDIP yang menjadi partai pengusung utama Jokowi-Ma’ruf berterima kasih kepada Nahdiliyin yang mendukung PDIP sehingga PDIP mengukir sejarah sebagai partai pemenang pemilu dua kali berturut turut pada 2014 dan 2019.

Hasto menyatakan sejak Indonesia berdiri, persaudaraan kaum nasionalis dan Nahdliyin sudah terjaga dan keduanya menjadi pilar utama bangsa. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*