Sumber: Presstv

Moskow,LiputanIslam.com—Deputi Kemenlu Rusia, Sergey Ryabkov, mengatakan pada Sabtu (9/11) bahwa tumbangnya Kesepakatan Nuklir Iran (JCPOA) akan berdampak pada pasar komoditas dan keuangan.

“Bukan Iran, AS, Eropa, atau siapa pun di seluruh dunia yang akan diuntungkan akibat jatuhnya kesepakatan ini. Ketegangan yang ada akan terus tumbuh menjadi konflik terbuka yang akan melibatkan seluruh dunia, dan akan berdampak pada ekonomi dan pasar. Semoga AS memahami ini,” ucap Ryabkov.

Menurut Ryabkov, upaya mendaur ulang JCPOA bisa menyebabkan krisis baru di Timur Tengah dan Iran memahami hal itu.

Ia menyebut, upaya apapun yang dilakukan untuk membendung program nuklir damai Iran adalah utopis.

“Jelas bahwa beberapa kelompok tidak ingin Iran memiliki program nuklir. Tapi keinginan ini adalah mimpi yang sepenuhnya bertentangan dengan perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir,” jelasnya.

Baca: Iran Selalu Utamakan Negara Tetangga

Menurut Ryabkov, mengembalikan kesepakatan nuklir seperti sebelumnya adalah hal sulit. Ia masih belum bisa menebak apa yang akan terjadi nanti, jika ada kesepakatan-kesepakatan jangka pendek antara pihak-pihak terkait. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*