Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (2/8) mengalami pelemahan hingga ke Posisi Rp 14.209 per dolar AS. Rupiah melemah 91 poin atau 6,5 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (2/8), pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,2 persen, won Korea Selatan sebesar 0,36 persen, dan peso Filipina sebesar 0,24 persen.

Baca: Akhir Pekan, Rupiah Terlemah di Asia

Sedangkan, dolar Hong Kong menguat sebesar 0,09 persen, dolar Singapura sebesar 0,12 persen, dan yen Jepang sebesar 0,21 persen.

Pelemahan rupiah dipicu oleh sektor eksternal, yakni pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai rencana kenaikan tarif impor kepada Cina pada Kamis (1/8). Donald Trump akan menaikkan tarif impor sebesar 10 persen bagi produk impor China sebesar 300 miliar dolar AS.

Selain itu, pelaku pasar bereaksi terhadap keputusan bank sentral AS, The Fed, yang memberi sinyal tidak akan melakukan penurunan suku bunga secara agresif.

Meski demikian, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah menilai, pelemahan rupiah bersifat sementara.

“Depresiasi timbul di pasar tapi ini hanya sementara, karena risk-off setelah rencana Trump memberlakukan tarif baru dalam perdagangan dengan Cina,” kata dia. (sh/tirto/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*