Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (16/10) melemah 0,04 persen ke posisi Rp 14.172 per dolar AS.

Menurut kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah mengalami pelemahan dari posisi Rp 14.140 per dolar AS ke posisi Rp 14.187 per dolar AS.

Dengan demikian, rupiah telah mengalami pelemahan selama tiga hari berturut-turut. Tidak hanya rupiah, sebagian mata uang utama Asia juga melemah terhadap dolar AS.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.135 per Dolar AS

Pada pembukaan perdagangan, rupiah langsung melemah 0,07 persen ke posisi Rp 14.170 per dolar AS. Kemudian, rupiah terus mengalami tekanan dan tidak sempat menguat. Pada hari ini, posisi terlemah rupiah berada di posisi Rp 14.189 per dolar AS.

Analis PT Valbury Asia Future Lukman Leong mengatakan, kekhawatiran pasar terhadap perang dagang antara AS dan China telah menekan rupiah. Namun, menurutnya depresiasi rupiah tidak akan berlangsung lama.

“Tekanan sedikit mereda paska pertemuan pekan lalu. Dengan absesnya data penting, saya lihat rupiah akan berkonsolidasi,” kat Lukman, Rabu (16/10).

Dia berpendapat, rupiah berpotensi mengalami penguatan walaupun kecil. Sebab, masih banyak faktor ketidakpastian yang terjadi di pasar global. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*