Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/10) menguat dari posisi Rp 14.027 per dolar AS menjadi ke posisi Rp 14.025 per dolar AS.

Menurut Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, rupiah melemah dari posisi Rp 14.023 per dolar AS menjadi Rp 14.028 per dolar AS.

Akan tetapi, pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah berada di posisi Rp 14.020 per dolar AS. Posisi tersebut sama dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.032 per Dolar AS

Pada perdagangan hari ini, mata utama Asia cenderung menguat terhadap dolar AS, seperti yuan China, yen Jepang, won Korea Selatan, ringgit Malaysia, peso Filipina, baht Thailand dan dolar Taiwan. Sedangkan mata uang Asia yang mengalami pelemahan adalah dolar Hong Kong, rupee India dan dolar Singapura.

Bank Indonesia (BI) mencatat, kurs rupiah sepanjang Oktober 2019 menguat sebesar 1,18 persen. Penguatan rupiah ini dinilai sesuai dengan kinerja neraca pembayaran Indonesia.

“Pada Oktober 2019, rupiah mencatat apresiasi 1,18 persen secara point to point dibandingkan dengan level akhir September 2019,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Sementara itu, rupiah mencatatkan penguatan sejak awal tahun ini (year to date). Rupiah dalam kurun waktu tersebut menguat sebesar 2,50 persen. (sh/merdeka/cnbcindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*