Sumber: AFP

Riyadh,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan langkah awal yang akan ia ambil jika nanti terpilih kembali sebagai perdana menteri Israel. Ia menyebut, Israel akan merebut Lembah Yordan di West Bank.

Pernyataan ini menuai kecaman dari negara-negara Arab. Arab Saudi mengutuk rencana Netanyahu dan meminta para menlu yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OIC) segera membahas isu ini.

“Kerajaan menilai deklarasi ini merupakan langkah yang sangat membahayakan orang-orang Palestina dan mencerminkan pelanggaran berat Piagam PBB serta prinsip-prinsip internasional,” lapor media resmi Arab Saudi (SPA), mengutip pernyataan pengadilan kerajaan.

Tak hanya Saudi, kecaman pun datang dari Liga Arab. Liga Arab menilai, pernyataan Netanyahu itu telah merusak semua kesempatan proses damai dan merusak semua upaya yang telah dilakukan.

Langkah Netanyahu untuk merampas Lembah Yordan bertentangan dengan hukum internasional, Piagam PBB, termasuk resolusi DK PBB nomor 242 dan 338.

Baca: Dunia Arab Protes Janji Netanyahu untuk Merampas Lembah Yordan

Konflik Israel-Palestina telah berlangsung selama beberapa dekade. Rakyat Palestina menginginkan wilayah West Bank, termasuk Yerussalem Timur dan Jalur Gaza menjadi bagian dari negara Palestina. Namun, Israel masih terus mengakuisisi beberapa wilayah itu dan mulai melakukan pengusiran secara tertutup maupun terbuka atas orang-orang Palestina. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*