Sumber: AP

Riyadh,LiputanIslam.com—Para pejabat dan kontraktor Arab Saudi menyatakan pada Minggu (22/9) kemarin, terkait perbaikan fasilitas minyak Aramco yang hancur akibat serangan drone-drone Yaman akan menghabiskan waktu beberapa bulan.

Wall Street Journal melaporkan, perusahaan minyak Aramco telah menyewa para kontraktor, termasuk para petinggi teknisi perusahaan untuk mendampingi proses perbaikan. Bahkan, sumber itu menyebutkan, kerjaan Saudi rela mengeluarkan uang jutaan dolar untuk mereka.

Meski begitu, upaya perbaikan tetap akan menelan waktu selama beberapa bulan.

Pada 14 September lalu, drone-drone Yaman melancarkan serangannya ke fasilitas minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais. Akibatnya, produksi minyak Saudi terjun hingga 50% dan mempengaruhi harga minyak dunia. Meski Houthi telah menegaskan tanggungjawabnya atas serangan itu, kerajaan Saudi dan Amerika tetap saja menyalahkan Iran.

Baca: Keluarga Kaya Saudi Dipaksa Beli Saham Aramco

Pada Rabu lalu, Kementerian Pertahanan Saudi menggelar konferensi pers dan mengklaim telah memiliki bukti keterlibatan Iran dalam insiden tersebut.

Iran telah menepis tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan menghimbau agar upaya perdamaian antara Saudi-Yaman segera dilakukan. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*