Sumber: Antaranews.com

Jombang, LiputanIslam.com– Putri Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur) yang juga Direktur Wahid Foundation, Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) mengajak semua pihak untuk merajut kembali persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa. Terkait Papua hari ini, Yenny menegaskan bahwa Papua adalah kita, Papua adalah bangsa Indonesia.

“Perlu ada upaya agar benang-benang persatuan itu bisa dirajut kembali,” ucapnya saat ziarah ke makam Gusdur bersama 14 mahasiswa Papua di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (21/8).

“Bangsa Indonesia sangat sayang sekali kepada warga Papua. Makna kunjungan ke makam Gus Dur ini, agar kita diingatkan kembali bahwa, kedekatan secara emosional itu ada. Papua adalah kita,” ungkapnya.

Yenny juga menjelaskan bahwa ziarah ke makan Gus Dur tersebut memang sudah diagendakan bersama dengan mahasiswa Papua sebelumnya. Tujuannya adalah mengirimkan pesan kepada warga Papua, sekaligus mengingatkan bahwa di tanah Jawa atau Kabupaten Jombang ini pernah ada satu tokoh yang begitu dekat dengan dengan warga papua, yakni Gus Dur.

“Kedekatan Gus Dur dan mereka (warga papua) ini harus dijaga dan pelihara sebagai penyatuan kita sebagai bangsa Indonesia. Tentu kita dulu tahu bagaimana Gus Dur dulu berusaha memberikan harkat martabat kepada masyarakat papua. Dulu anak tiri hingga menjadi setara bagian anak bangsa,” katanya.

Baca: Papua, Hoax, dan Ancaman Disintegrasi

Sehari sebelumnya, Yenny juga menulis di Instagram miliknya yang menyebutkan bagaimana kedekatan Gus Dur dengan masyarakat Papua. “Bagi Gus Dur, orang-orang Papua adalah orang-orang yang dekat di hatinya,” tulisnya. (aw/tribun/timesbanyuwangi).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*