LiputanIslam.com-Ibu kota Indonesia yang baru diprediksi berada di tiga kawasan Kalimantan Timur, yakni Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara, Sepaku, dan Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara karena keduanya dekat Balikpapan.

“Lokasi calon ibu kota sudah ditetapkan di Kaltim meski belum diputuskan titik persisnya, namun berdasarkan analisaku,  di tiga kawasan itu,” ujar Ketua Pusat Kajian Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (PKPPKD) Universitas Mulawarman Samarinda Dr Aji Sofyan Effendi di Samarinda, Sabtu (24/8).

Ia meyakini bahwa tim pusat akan memilih salah satu dari tiga lokasi ini, bahkan bisa ketiganya untuk pengembangan ke depan karena masing-masing titik merupakan kawasan strategis dan memiliki keunggulan antara lain lahan luas, aman, dan jauh dari pemukiman.

Baca juga: Gubernur Kalses Tegaskan Kalsel Strategis untuk Lokasi Ibu Kota Baru

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memilih Kalimantan Timur menjadi ibu kota baru karena memiliki beberapa keunggulan antara lain memiliki dua bandara besar, yakni Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, kemudian Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Kota Samarinda. Selain itu, terdapat jalan tol Balikpapan-Samarinda, memiliki Pelabuhan Semayang, infrastruktur jaringan energi dan air bersih, struktur demografi heterogen atau sebagianbesar penduduknya merupakan pendatang yang tentu lebih terbuka berinteraksi dan menerima perubahan, kemudian masuk Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

Aji menambahkan bahwa total anggaran yang akan dialokasikan untuk membangun infrastruktur dasar awal persiapan ibu kota baru adalah Rp466 triliun. Dan pembangunannya dimulai dari tahun 2021 nanti. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*