Sumber: pwmu.co

Jakarta, Liputanislam.com– Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Pancasila milik kita bersama. Pancasila adalah rumah seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, sudah seharusnya rakyat Indonesia terus meyakini dan menjaga  Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945 sebagai dasar bernegara.

Demikian hal itu disampaikan Mu’ti pada acara Dialog Peradaban yang digelar Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (22/7).

“Muhammadiyah bertanggung jawab sejak awal bahwa Pancasila milik kita bersama yang dalam rumusan Muktamar Muhammadiyah disebut Darul Ahdi Wassahadah. Konsensus segala bangsa harus hadir di dalamnya memberi makna kehadiran kita kemudian memberi kontribusi negara yang sesuai cita-cita bangsa sesuai alinea keempat pembukaan UUD 1945,” ucapnya.

Sementara Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU), Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa dalam menjaga NKRI pihaknya mengedepankan pendidikan sejak dini. Pendidikan pondok pesantren diyakini menjadi sumber penopang bagi masyarakat nusantara dalam memahami ideologi bangsa.

“Bagi NU, politik itu untuk membangun negara yang adil dan sejahtera, ujungnya melahirkan kemaslahatan. Bahwa kebijakan seorang pemimpin itu harus terkait langsung dengan kemaslahatan,” ungkapnya.

Baca: Menhan: Pembinaan Bela Negara Untuk Perkuat Ideologi Pancasila

“Siapa pun jadi pemimpin sepanjang lahirnya kemaslahatan di masyarakat, kami pasti dukung,” tambahnya. (aw/liputan6/beritasatu).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*