Washington,LiputanIslam.com—Sekneg AS, Mike Pompeo, menyampaikan pada Selasa (21/8), bahwa Amerika akan melakukan segala cara untuk mencegah tanker Iran berlayar di laut Mediterania untuk mengirim minyak ke Suriah.

Tanker yang dulunya bernama Grace 1 telah berlayat meninggalkan Gibraltar pada Minggu lalu. Berdasarkan data pada Selasa, tanker tersebut telah berlayar menuju pelabuhan Kalamata, Yunani, dan dijadwalkan akan tiba bulan depan.

“Kami sudah memperingatkan, siapa pun yang menyentuh, mendukung, atau mengizinkan tanker tersebut untuk berlabuh akan menerima sanksi dari AS,” ucap Pompeo kepada para wartawan di Washington.

“Jika tanker itu terbukti pergi ke Suriah, kami akan mengambil langkah tegas.” Tambahnya.

Baca: Pembebasan Tanker Minyak Iran oleh Inggris Buktikan Kekuatan Iran di Kancah Internasional

Tanker Iran yang telah berganti nama menjadi Adrian Arya itu kini tengah membawa sekitar 2 juta barel minyak.

Pompeo memperingatkan, kalau tanker itu berhasil menjual minyaknya, ia takut keuntungannya akan digunakan untuk mendanai aktivitas para elit IRGC. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*