LiputanIslam.com-Dengan bekerjasama dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa menyebutkan bahwa 32 terduga teroris Kalimantan Tengah (Kalteng) dibawa ke Jakarta sebab di Kalteng tidak tersedia fasilitas yang memadai untuk melaksanakan program deradikalisasi secara efektif.

“Di Kalteng kesulitannya tidak ada program yang cukup untuk melakukan program deradikalisasi khusus. Orang-orang ini sudah tercuci otaknya, penangannya harus penanganan khusus,” ujar Dedi.

Baca juga: BNPT: Kurun Waktu 9 Tahun, Densus 88 Tangkap 2.000 Teroris

Dedi menambahkan bahwa 32 terduga teroris itu sebagian besar anak-anak dan dua orang dewasa. Mereka semua ditangkap Densus 88 Antiteror di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Mereka dibawa ke Jakarta menggunakan kapal laut melewati rute Pangkalan Bun, Pontianak, Semarang dan tiba di Jakarta untuk mengikuti program deradikalisasi.

Mereka segera diikutkan program deradikalisasi agar tidak terlampau jauh terpapar radikalisme. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*