LiputanIslam.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan bahwa dalam kurun waktu 9 tahun dari mulai tahun 2000-2019, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 telah menangkap 2000 teroris yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Densus 88 sudah menangkap 2.000-an teroris terhitung sejak kurun 2000 hingga 2019,” kata Brigjen Pol Hamli, Direktur Pencegahan BNPT dalam dialog Merajut Kebhinekaan bertema “Kita Bisa Apa?” yang digelar Organisasi Pertiwi Indonesia di The Goodrich Hotel, Jakarta, Kamis.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial BTK di Ponorogo

Lebih lanjut, dikatakan bahwa sebagian dari jumlah tersebut masih ditahan dan sebagiannya lagi sudah menjalani program deradikalisasi dan sudah dibebaskan.

“Sebagian teroris dalam proses penahanan, seperempatnya kembali ke masyarakat dan sebagian lagi masih dalam proses penyidikan petugas,” katanya.

Pihak BNPT pun menambahkan bahwa dalam kurun waktu 2000 hingga 2019 telah terjadi perubahan pola baru radikalisme di Indonesia.

“Pada masa lalu online tidak ada, sekarang mereka berkomunikasi melalui media sosial meliputi penyebaran pemahaman, rekrutmen, hingga aksi,” ujarnya. (Ay/Antaranews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*