LiputanIslam.com – Polisi menyebutkan bahwa aksi kericuhan di depan Gedung Bawaslu hingga polisi harus menembakkan gas air mata diakibatkan oleh ulah para provokator. Padahal awalnya sudah tertib dan damai pada Selasa malam.

“Aksi demo kemarin sudah tertib dan bubar dengan damai, tetapi malamnya ada segelintir orang yang sengaja membuat provokasi agar warga terlibat, tetapi semua sudah bisa kita atasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada Rabu (22/5).

Awalnya massa yang sudah tertib tiba-tiba meneriaki polisi dan berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawaslu, kemudian polisi bergerak membubarkan. Massa pun berlarian. Kemudian massa melemparkan batu dan petasan ke arah polisi, sehingga polisi membalas dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Tidak Dibekali Senjata Tajam

Kini, pihak kepolisian sudah menangkap siapa provokator tersebut. Setidaknya ada 20 provokator yang ditangkap polisi dan sudah diamankan di Polda Metro Jaya.

“Yang berhasil diamankan 20 orang,” ungkap Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri.

Para provokator yang ditangkap tersebut merupakan massa dari luar Jakarta dan warga Jakarta sendiri. (Ay/Kompas/Merdeka)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*