Sumber: Twitter

Jakarta, LiputanIslam.com — Ketua Dewan Syuro PKB KH Maman Imanulhaq mengatakan pemerintah jangan memberi celah sedikitpun untuk paham radikal dan terorisme.

“Pemerintah harus lebih tegas lagi. Saya sepakat pencegahan radikalisme itu penting dilakukan. BNPT harus melakukan upaya pencegahan mulai dari hilir sampai hulu. Begitu juga Polri harus intensif melakukan penindakan. Jangan memberikan celah sedikit pun paham dan ideologi kekerasan ada dan berkembang di Indonesia,” tutur Maman.

Menurutnya, radikalisme yang berujung pada aksi terorisme telah mewabah dan menjadi musibah di Indonesia sehingga harus diberantas hingga akar-akarnya. Paham tersebut telah masuk dalam berbagai aspek kehidupan dan profesi mulai dari pelajar, mahasiswa, dosen, birokrat, ASN, pesantren, bahkan Polri dan TNI pun juga sudah tersusupi paham-paham negatif tersebut.

“Saya kira regulasi yang sudah ada seperti UU Nomor 5 Tahun 2018 tinggal dikuatkan dan diimplementasikan. Yang lebih penting lagi program pencegahan harus lebih massif, terencana, terprogram di masing-masing lembaga dan institusi,” ujar mantan anggota Komisi VIII DPR RI ini.

Baca juga: Pakar: Kominfo Harus Bisa Cegah Penyebaran Radikalisme

Menurut dia, ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang mudah terpapar radikalisme, mulai dari ekonomi, sosial, pemahaman agama, dan lain-lain. Sehingga untuk mencegah radikalisme sampai ke akarnya, harus melakukan pendekatan secara ekonomi, pelibatan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan lain-lain.

Ia pun menegaskan bahwa radikalisme itu telah menghilangkan sisi kemanusiaan, sehingga rasa empati dan nilai persaudaraan itu menjadi hilang.Itu terjadi karena mereka telah mendapat doktrin kekerasan, takfiri, jihad yang salah. (Ay/Antara/Tribunnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*