Sumber: Kominfo

Jakarta, LiputanIslam.com — Pakar teknologi informatika, Solichul Huda, menilai Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai institusi yang mengelola database seluruh nomor seluler yang aktif digunakan di Indonesia seharusnya bisa berperan besar dalam upaya mencegah penyebaran radikalisme.

“Dalam dua tahun belakangan pemerintah sudah mendata pengguna nomor telepon seluler untuk mendaftar sesuai dengan identitas kependudukan yang dimiliki,” kata Huda di Semarang, Rabu (16/10).

Selain mencegah penyebaran radikalisme, kata dia, kontrol penuh pemerintah terhadap peredaran nomor seluler tersebut harusnya juga mampu mencegah atau pun memutus jaringan terorisme. Kominfo adalah kunci.

Baca juga: Kemkominfo: Tidak Ada Ruang Sembunyi Bagi Pelaku Hoaks

“Kuncinya ada di Kementerian Komunikasi dan Informatika,” katanya.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius pun menyebut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki peran sentral dalam pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di Tanah Air.

Dalam beberapa bulan ini Kominfo sudah memblokir ribuan situs maupun akun yang berkaitan dengan terorisme, radikalisme, intoleran dan lain sebagainya. (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*