Jizan,LiputanIslam.com—Kantor berita Tasnim melaporkan pada Minggu (30/6), bahwa pesawat nirawak yang dioperasikan oleh tentara Yaman telah melancarkan serangan baru di bandara sebelah selatan Arab Saudi. Serangan tersebut dilaporkan telah menargetkan beberapa fasilitas dan menyebabkan penangguhan sistem lalu lintas udara di wilayah itu.

Sementara itu, stasiun TV berbahasa Arab, al-Masirah, melaporkan bahwa serangan yang diluncurkan oleh pesawat nirawak Qassif K2 telah menargetkan pesawat dan peralatan militer di bandara di Jizan dan Abha.

Jaringan berita mengutip juru bicara angkatan bersenjata Yaman yang mengatakan bahwa serangan telah dilakukan dengan tingkat presisi tinggi dan menyebabkan sistem navigasi udara bandara tersebut terganggu.

Brigadir Yahya Saree mengatakan bahwa serangan itu merupakan tanggapan terhadap pemboman tanpa henti Arab Saudi terhadap warga sipil di Yaman, sebuah negara yang telah menderita parah akibat perang selama tiga tahun terakhir.

Baca: Trump Puji Bin Salman telah Lakukan Pekerjaan Hebat

Saree mengatakan bandara Saudi yang menjadi pangkalan jet tempur dan helikopter yang digunakan dalam serangan terhadap Yaman akan terus menjadi “target sah” serangan pesawat tak berawak oleh tentara Yaman.

Serangan yang terjadi pada Sabtu (29/6), terjadi sehari setelah jet Saudi menargetkan dua rumah di provinsi barat daya Taiz, akibatnya delapan anggota keluarga di dua rumah itu meninggal dunia. (fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*