Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Danareksa Research Institute (DRI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak akan mencapai target 5,05 persen.

Head DRI Moekti Prasetiani Soejachmoen menilai, pada tahun ini ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh mendekati level 5 persen. Sebab, kondisi ekonomi Indonesia mengalami tekanan baik dari dalam maupun luar.

Baca: Faisal Basri Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9 Persen pada 2020

“Hal ini memberikan sinyal di kuartal IV ini pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih rendah dan sepanjang 2019 pertumbuhan ekonomi lebih mendekati 5 persen,” ujar Moekti, Kamis (21/11).

Dia menuturkan, saat ini ekonomi dalam negeri sedang mengalami perlambatan karena pelaku pasar masih menunggu (wait and see) iklim usaha di Indonesia yang kondusif. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh ekonomi global yang juga tengah melambat sehingga mempengaruhi permintaan dunia terhadap barang-barang produksi negara.

Menurut dia, faktor yang bisa mendorong perekonomian Indonesia pada kuartal IV ini adalah belanja pemerintah seperti bantuan sosial langsung ke masyarakat. Meski begitu, faktor ini pun tidak terlalu berdampak signifikan.

“Namun saat ini nilainya tidak banyak karena hingga bulan Oktober 2019, realisasi bantuan sosial sudah mencapai 95 persen sehingga dirasa tidak terlalu berdampak signifikan, apalagi ditambah dengan nilai impor yang turun lagi sehingga dirasa berat,” kata dia.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 bisa mencapai 5,1 persen. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ekonomi Indonesia akan membaik pada kuartal IV ini sejalan dengan ekspansi kebijakan fiskal.

Dia menyatakan, ekonomi Indonesia pada akhir tahun ini akan didorong salah satunya oleh konsumsi rumah tangga dan terjaganya konsumsi masyarakat berpendapatan rendah.

“Selain itu semakin bersarnya kelompok masyarakat berpendapatan menengah, serta dampak positif konsistensi kebijakan moneter menjaga stabilitas harga,” ucapnya. (sh/cnbcindonesia/bisnis)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*