Sumber: kemenag.go.id

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus berupaya memperkuat paham moderasi beragama kepada masyarakat. Salah satu caranya, Kemenag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menggelar Festival Seni Budaya Islam Tingkat Nasional 2019 yang berlangsung di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dari 22-25 Oktober 2019.

Seperti dilansir kemenag.go.id pada Rabu (23/10), Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Juraidi mengatakan bahwa syiar Islam melalui seni budaya sangat penting dan efektif. Bahkan sejak dahulu, para wali, kiai, dan ulama telah menjadikan kebudayaan sebagai sarana dalam berdakwah.

“Ini adalah salah satu langkah strategis Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam untuk merevitalisasi kembali seni budaya yang islami,” katanya.

Terlebih dalam bernegara, Undang-Undang (UU) kita telah mengamanatkan agar negara terlibat aktif menjaga dan melestarikan seni dan budaya bangsa. Terlebih di tengah berbagai budaya asing yang masuk, maka budaya lokal yang ada di tiap daerah harus digalakkan.

Baca: Kemenag: Penting Penguatan Paham Moderat di Kampus Umum

“UU mengamanatkan negara untuk melestarikan seni budaya di Indonesia,” tandas Juraidi. (aw/kemenag/moeslimchoice).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*