Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pendapatan negara pada Semester I 2019 baru sebesar Rp 898,8 triliun atau 41,5 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini.

“Realisasi APBN semester satu dilihat dari postur adalah sebagai berikut, pendapatan negara tercapai Rp 898,8 triliun atau 41,5 persen dari target,” kata Sri Mulyani, Selasa (16/7).

Baca: Maret 2019, Penerimaan Negara Bukan Pajak Turun 1,40 Persen

Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan semester I tahun lalu sebesar Rp 833,48 triliun dan 44 persen dari target. Bahkan, kali ini hampir seluruh pos pendapatan negara tercatat mengalami penurunan tingkat realisasi terhadap target.

Hingga semester I 2019, penerimaan perpajakan baru sebesar Rp 688,9 triliun atau 38,6 persen. Hal ini menjadi perhatian karena sebagian besar pendapatan negara berasal dari pajak. Jika penerimaan pajak rendah, maka akan berdampak besar pada pendapatan negara.

“Penerimaan perpajakan mencapai Rp 688,9 triliun atau 38,6 persen dari target,” ucapnya.

Sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada semester I 2019 baru mencapai Rp 209,1 triliun atau 55,3 persen dari target APBN. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 64,2 persen dari target.

Rendahnya PNBP tersebut disebabkan oleh tren pelemahan pada harga sejumlah komoditas andalan Indonesia. Berdasarkan laporan APBN Kita edisi Juli 2019, rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) pada semester I-2019 sebesar 63,14 dolar AS per barel, lebih renah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 66,55 dolar AS per barel.

Selain itu, rata-rata Harga Batubara Acuan (HBA) pada semester I-2019 hanya  87,83 dolar AS per ton atau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 96,50 dolar AS per ton. (sh/cnbcindonesia/detik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*