Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Maret 2019 tercatat menurun sebesar 1,40% secara year on year (yoy) menjadi Rp 70,04 triliun. Pada Maret tahun lalu, penerimaan PNBP sebesar Rp 71,04 triliun.

Penurunan PNBP ini disinyalir karena adanya penurunan penerimaan sumber daya alam (SDA) sebesar 3,05% yoy, dari Rp 35,99 triliun menjadi Rp 34,89 triliun.

Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak, Wawan Sunarjo menyampaikan, penurunan penerimaan SDA tersebut dipicu oleh menurunnya harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP). Hal ini menyebabkan penerimaan dari SDA migas turut menurun sebesar 4,35% yoy atau dari Rp 27,87 triliun menjadi Rp 26,66 triliun.

Wawan mengatakan, pemerintah menargetkan PNBP tahun ini sebesar Rp 378,29 triliun. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan melakukan beberapa upaya, seperti meningkatkan kepatuhan pembayaran dan pengelolaan piutang.

“Kami akan meningkatkan kepatuhan pembayaran dan pengelolaan piutang. Kami melakukan sinergi dengan pajak dan bea cukai untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban PNBP, pajak maupun bea cukai,” kata dia, Rabu (24/4).

Selain itu, kata Wawan, pihaknya akan fokus pada PNBP dari kekayaan negara dipisahkan (KND), PNBP lainnya hingga pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).

Tahun ini pendapatan dari kekayaan negara yang dipisahkan ditargetkan sebesar Rp 45,58 triliun, PNBP lainnya sebesar Rp 94 triliun, dan pendapatan BLU sebesar Rp 47,88 triliun. (sh/kontan)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*