Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Sejumlah pengamat memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan berada di bawah 5 persen. Namun, pemerintah tetap optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,3 persen.

Deputi Bidang Koordianasi Ekonomi Makro dan Keungan (Kemenko) Perekonomian Iskandar Simorangkir menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,3 persen jika omnibus law segera terealisasi.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Mentok di 5 Persen, Sri Mulyani: Ini Alasannya

“Kalau saya, saya optimistis bisa 5,3 persen bahkan kalau omnibus law-nya selesai, itu bisa lebih tinggi dari 5,3 persen,” kata Iskandar di Jakarta, Selasa (26/11).

Iskandar menyampaikan, perang dagang antara AS dan China mulai mereda sehingga permintaan global akan naik. Hal ini akan memberikan angin positif terhadap ekonomi Indonesia.

“Ketegangan AS dan China udah mulai mereda, udah mulai ada titik temu. dengan adanya itu pasti nanti global demand akan naik. Saya termasuk tidak yakin Indonesia akan terjadi resesi,” jelasnya.

Dari sisi domestik, investasi diprediksi akan naik dengan adanya omnibus law. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia Mencapai 5 persen.

“Apalagi sekarang nggak ada lagi tanda-tanda konsumsi melemah. Bahkan, investasi melakukan reformasi-reformasi supaya regulasi kita jadi simpel dan sederhana,” ujarnya.

Dengan adanya faktor-faktor tersebut, dia sangat yakin ekonomi Indonesia akan tumbuh setidaknya 5,3 persen atau bahkan bisa lebih. (sh/tempo/liputan6)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*