Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan sejumlah faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di 5 persen.

Sri Mulyani menyampaikan, salah satu yang menghambat pertumbuhan ekonomi adalah pertumbuhan investasi yang lesu. Pertumbuhan investasi mengalami tekanan sejak krisis global. Hal ini menyebabkan investasi tertahan di angka 7 persen atau bahkan 5 persen dalam setahun.

Baca: Core Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan di Rentang 49 Sampai 5,1 Persen

Pada kuartal III tahun ini, pertumbuhan investasi hanya mencapai 4,21 persen secara tahunan atau melambat dibandingkan tahun lalu sebesar 6,2 persen secara tahunan.

“Jadi investasi adalah hal yang penting dan menjadi fokus presiden Jokowi sebagai batu loncatan awal karena tidak bisa tumbuh 7 persen hanya mengandalkan neraca keuangan pemerintah,” kata Sri Mulayani di Jakarta, Selasa (26/11).

Dia mengungkapkan saat ini pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan investasi dengan memperbaiki regulasi dan memangkas sejumlah perizinan.

“Kami juga berupaya memperbaiki birokrasi dan simplifikasi, kebijakan di kementrian dan lainnya, pemda dan pemerintah pusat, terus kita perbaiki,” ungkapnya. (sh/kumparan/kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*