Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktur Aliansi Indonesia Damai (Aida), Hasibullah Satrawi meminta pemerintah agar tidak abai terhadap para korban terorisme. Sebab, korban terorisme menjadi elemen masyarakat yang paling banyak mendapat kepiluan hidup karena harus kehilangan orang-orang terkasihnya dengan cara yang tidak wajar.

Demikian hal itu disampaikan Hasib saat membuka kegiatan Short Course Penguatan Perspektif Korban dalam Peliputan Terorisme 2019 di salah satu Hotel di Jakarta Pusat, pada Rabu (3/7).

“Padahal di saat peristiwa terjadi, dan terbukti pelakunya mana aja.  Saat itu pula kehidupan korban sudah berubah, anak anak korban harus ditinggalkan, istrinya tidak ada lagi yang menafkahi, belum lagi korban luka-luka yang merasa kesakitan secara fisik,” ucapnya.

Baca: BNPT: Kurun Waktu 9 Tahun, Densus 88 Tangkap 2.000 Teroris

Hasib mengaku, setelah bertemu dengan beberapa korban bom bunuh diri, muncul berbagai kompleksitas persoalan. Korban selama ini tidak diberikan panggung yang cukup untuk menyampaikan kisah pilunya.

Sementara di sisi lain, seluruh media hanya fokus memberitakan pelaku dan pemangku kebijakan. Belum lagi penanganan kasus hukum untuk korban terorisme tersebut masih banyak sekali yang menurut Hasib tidak sesuai. (aw/NU)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*