Sumber: beritasatu.com

Semarang, LiputanIslam.com— Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pembanguan infrastruktur ini juga mampu menurunkan biaya logistik.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, tanpa infrastruktur yang memadai, biaya logistik menjadi mahal.

Baca: Kadin: Pembangunan Infrastruktur Perlu Libatkan Swasta

“Tanpa ada pembangunan infrastruktur yang memadai, maka biaya logistik menjadi mahal. Apalagi jika tidak terintegrasi tidak mungkin mendapatkan hasil maksimal dari pembangunan infrastruktur,” kata Iskandar, Jumat (15/11).

Iskandar menjelaskan, jika biaya logistik nasional masih tinggi, daya saing produk Indonesia kurang maksimal menghadapi produk impor. Hal ini mengakibatkan adanya dead weight loss karena konsumen membeli terlalu mahal.

Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, pembanguan infrastruktur menjadi pondasi untuk meningkatkan peringkat daya saingnya dengan negara lain.

“Karena infrastruktur menjadi sebuah fondasi bagi negara kita untuk berkompetisi dengan negara lain. Indeks competitivenesss kita masih pada posisi tengah. Kita ingin berada di posisi depan,” kata dia.

Dia berharap, pembangunan infrastruktur bisa menjadi fasilitas pada pusat produksi, seperti sentra pertanian, nelayan, dan kawasan industri. (sh/detik/beritasatu)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*