Sumber: tirto.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa menilai, pemerintah perlu melibatkan swasta untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur.

Menurut Rosan, meski pemerintah telah menaikkan anggaran infrastruktur sebesar 4,9 persen menjadi Rp 419,2 triliun, tapi itu belum cukup. Oleh karena itu, pemerintah harus melibatkan swasta dengan skema kerja sama.

Baca: Menhub: Masih Banyak Pembangunan Infrastruktur Belum Digarap

“Memang besar anggaran yang disediakan pemerintah. Namun itu belum cukup sehingga perlu melibatkan swasta dengan mengembangkan skema kerja sama aliansi strategis antara pemerintah dan swasta,” kata Rosan.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Utama Bahana Sekuritas Feb Sumandar. Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak cukup dengan hanya mengandalkan anggaran negara. Pemerintah perlu peran swasta dengan pola-pola pembiayaan yang feasible.

“Ada banyak skema pembiayaan yang bisa dilakukan baik oleh swasta atau BUMN bekerja sama dengan swasta untuk mebiayai pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Selain itu, dia menekankan agar pembangunan infrastruktur menitikberatkan pada kualitas yang baik. Dia menyebutkan, kualitas infrastruktur Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain.

“Dengan pembangunan yang cukup agresif dilakukan, ternyata kualitas infrastruktur Indonesia masih lebih rendah dibandingan dengan negara lain di kawasan ASEAN.  (sh/cnbcindonesia/medcom)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*