Potret Geir Pedersen saat berbicara di konferensi pers menjelang pertemuan komite konstitusi Suriah di Jenewa. Sumber: Presstv

Damaskus,LiputanIslam.com—Utusan khusus PBB, Geir Pedersen, menyebut draf konstitusi dan masa depan negara Suriah hanya boleh ditentukan oleh rakyat Suriah.

Saat berbicara dalam konferensi pers di Jenewa pada Senin (28/10) kemarin, Pedersen menambahkan bahwa konstitusi adalah milik rakyat Suriah dan PBB hanya akan memfasilitasi penerapannya saja.

Menurutnya, komite konstitusional Suriah harus memfokuskan kerjanya terhadap kedaulatan, kesatuan, dan integritas wilayah Suriah.

“Kerja anggota komite harus didasarkan atas prinsip-prinsip dasar yang meliputi kedaulatan, kesatuan, dan integritas Suriah sesuai dengan Piagam dan Resolusi DK PBB, khususnya No. 2254, sebagai upaya untuk menemukan solusi politik terkait krisis yang melanda negara itu,” ucap Pedersen.

Baca: PBB Belum Bisa Verifikasi Kematian Al-Baghdadi

Delegasi PBB itu mencatat, pertemuan para anggota komite akan berlangsung pada Rabu besok dan akan dihadiri oleh 150 anggota. Sementara itu, serangkaian diskusi akan dimulai pada Jum’at dan akan dihadiri oleh sejumlah kecil anggota komite yang terdiri dari 45 orang.

Pedersen menegaskan bahwa dirinya akan hadir dalam pertemuan Rabu depan sebagai perwakilan PBB. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*