Sumber: republika.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga komoditas cabai di sejumlah pasar di Indonesia terus mengalami tren kenaikan. Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga cabai keriting nasional pada 11 Juli 2019 berkisar Rp 38.250-Rp 72. 500 per kilogram (kg).

Di pasar Cibubur, Jakarta, Kamis (11/7), harga cabai merah keriting dijual di kisaran Rp 70 ribu-75 ribu per kg. Harga cabai di semua varian sampai saat ini belum mengalami penurunan.

Baca: Kementan Sebut Produksi Cabai Melimpah

Salah satu pedagang sayur di Pasar Cibubur, Rokhmat (57 tahun) mengatakan, harga cabai justru saat ini terus merangkak naik.

“Belum turun-turun harga (cabai)-nya. Ini malah hari ini naik lagi sekitar Rp 2.000-an,” kata Rokhmat di Pasar Cibubur, Jakarta, Kamis (11/7).

Dia mengaku tidak bisa membeli banyak pasokan cabai karena harga cabai yang tinggi. Apalagi, konsumen juga kerap mengurangi kebutuhannya. Pelanggan yang biasa berbelanja 5 kg-10 Kg cabai per hari, kini mengurangi hampir separuhnya.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan, kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak 90 hari yang lalu dan saat ini sedang tinggi-tingginya.

“Sebelum Lebaran itu produksi cabai mulai mengalami penurunan. Sampai memasuki lebaran terus menurun, dan cukup signifikan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, tingginya harga cabai disebabkan oleh menurunnya produksi cabai karena saat ini sudah memasuki musim kemarau.

“Ini karena supply and demand, sekarang kita sudah mulai memasuki musim kemarau. Pasokan cabainya menurun,” ucapnya.

Salah satu penurunan pasokan cabai yang cukup signifikan terjadi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Biasanya pasokan cabai di Pasar Kramat Jati mencapai 100 ton per hari, tapi saat ini pasokan cabai turun sekitar 90 ton per hari. (sh/detik/republika)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*