Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua II Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Nyai Hj Nurhayati Said Aqil Siroj mengatakan bahwa kaum ibu turut serta dalam perjuangan dan memerdekakan republik ini. Setelah Indonesia merdeka, perjuangan bukan berarti selesai. Menurutnya, semangat patriotisme tak boleh padam.

Demikian hal itu disampaikan Nyai Nurhayati pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Kompleks Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Jakarta, pada Rabu (7/8).

“Dalam mengisi alam kemerdekaan ini, patriotisme Muslimat NU bisa dimulai dari keluarga. Kaum turut andil berjuang agar menjadi keluarga yang hayatan thayyibah (kehidupan yang sejahtera, red.),” ucapnya.

Menurutnya, sebagai bagian yang terlibat langsung dalam perjuangan, maka sudah selayaknya ibu-ibu saat ini terlibat juga dalam memajukan bangsa. Apalagi bagi warga NU ada slogan hubbul wathan minal iman (mencintai tanah air bagian dari iman) yang diajarkan para pendiri NU.

Baca: Muslimat NU Dorong Perempuan Manfaatkan Potensi Lokal

“Jadi, kemerdekaan Indonesia bukan hadiah kolonial Belanda yang menjajah 350 atau Jepang yang menjajah 3,5 tahun, tapi berkat perjuangan bangsa Indonesia yang di dalamnya ada kaum ibu, juga para kiai dan santri,” tegasnya. (aw/NU)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*