Sumber:.nu.or.id

Pontianak, LiputanIslam.com– Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) mendorong para perempuan Indonesia agar mampu memanfaatkan potensi lokalnya masing-masing. Ketua II Pimpinan Pusat Muslimat NU, Nyai Hj Nur Hayati Said Aqil Siroj mengatakan bahwa jika para perempuan berhasil memanfaatkan potensi lokal, apalagi terkait ekonomi, maka akan berdampak pada kesejahteraan keluarga.

Demikian hal itu ia sampaikan pada Pelatihan Kader Perempuan Penggerak Desa yang mengangkat tema “Program Demokrasi Desa dan Pemberdayaan Perempuan” di Hotel Grand Mahkota, Pontianak, Kalimanatan Barat (Kalbar), seperti dilansir NU Online, pada Sabtu (27/7).

Nyai Hj Nur Hayati menjelaskan bahwa pelatihan digelar sebagai upaya agar perempuan memiliki usaha ekonomi produktif potensi lokal yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga, sehingga dapat mengurangi animo untuk menjadi pekerja buruh migran.

“Ini merupakan upaya Muslimat untuk mengurangi perempuan yang bekerja di luar negeri,” ucapnya.

Baca: Sekjen PBNU: Muslimat NU Pilar Penjaga Bangsa

“Untuk peserta dari Kubu Raya diajarkan menganyam dari akar keladi yang tersedia di hutan, mengambil di sana, kemudian ada yang dibuat jadi anyaman untuk parcel, tempat bunga. Di kabupaten lain, ada banyak tumbuh tanaman obat-obatan seperti kunyit, jahe. Mereka diberi pelatihan untuk membuat jamu. Kabupaten lain, diajarkan menenun. Jadi tergantung potensi yang ada,” tambahnya. (aw/NU/ngopibareng).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*