Sumber: Al-Manar

Sana’a,LiputanIslam.com—Kepala Staf Militer Yaman, Mayor Jenderal Mohammad Abdulkarim Al-Ghamari, mengaku siap melakukan pertempuran jangka panjang melawan koalisi agresor Arab Saudi jika kerajaan itu tidak segera menghentikan kampanye militernya ke Yaman.

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada Minggu (6/10) kemarin, Al-Ghamari mengancam, koalisi Arab Saudi akan merasakan serangan yang menyakitkan.

“Jika musuh mau, Yaman siap melakukan pertempuran jangka panjang,” ucap Al-Ghamari sambil mengingatkan bahwa keseriusan koalisi agresor harus dibuktikan dengan tindakan, bukan sekadar kata-kata.

“Negara-negara agresor akan menelan pahitnya serangan jika mereka masih terus melanjutkan agresinya,” tambahnya.

Al-Ghamari menyebut , tekad Yaman untuk mempertahankan diri sudah bulat. Ia menekankan bahwa mereka berhak untuk mempertahankan negaranya dari agresi pasukan asing.

“Pasokan senjata Amerika dan Inggris kepada koalisi Arab Saudi tidak akan berguna, dan justru hanya akan menghabiskan uang Arab Saudi,” ujarnya.

Baca: Jubir Ansharullah: Saudi Tak Serius Tanggapi Tawaran Perdamaian

Beberapa waktu lalu, serangan balasan Yaman berhasil menghancurkan fasilitas minyak Arab Saudi “Aramco”. Akibat serangan itu, produksi minyak kerajaan anjlok hingga 50% dan mengganggu stabilitas minyak dunia.

Koalisi agresor Arab Saudi diisi oleh beberapa negara Arab dan Afrika, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan, dan Kuwait. Ribuan rakyat Yaman meninggal dunia sejak kampanye militer dimulai pada 2015 lalu. (fd/Al-Manar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*