Sumber: Arab Weekly

Kairo,LiputanIslam.com—Juru bicara kementerian pasokan barang Mesir pada Sabtu (16/11) kemarin mengatakan bahwa pemerintah akan mengurangi harga-harga makanan bersubsisi mulai bulan depan. Keputusan ini diambil karena perekonomian pemerintah sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

“Harga minyak goreng, gula, beras, dan tepung akan mulai dikurangi pada awal Desember nanti,” ucap Ahmed Kamal. Dirinya menekankan, keputusan ini dimaksudkan untuk menyediakan pasokan barang dalam jumlah dan harga yang sesuai.

Bulan lalu, Presiden Abdel Fattah al-Sisi, memerintahkan pengembalian hak subsidi program pangan kepada 1.8 juta warga Mesir. Selain itu, el-Sisi juga telah menurunkan harga minyak sebanyak 25 piastres (sekitar 22.000 rupiah) perliter.

Langkah ini diambil pemerintah usai berlangsungnya demonstrasi di Mesir pada September lalu, menuntut tindakan korup yang dilakukan oleh pemerintah dan para petinggi militer.

Baca: AS Diam-diam Susun Konspirasi Baru atas Irak

Rezim tangan besi yang dipakai oleh pemerintah el-Sisi sejak dirinya berkuasa pada 2014 silam berdampak pada rakyat kelas bawah dan menengah di Mesir.

Menurut laporan bulan Juli lalu, hampir 1:3 penduduk Mesir hidup di bawah  garis kemiskinan. Untuk memperbaiki perekonomian Mesir, pemerintah mulai memotong subsidi dan harga mata uang lokal mulai berkurang.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*