Sumber: menara62.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan tambahan ahli coding. Sistem coding memang salah satu yang sangat penting di era digital, terlebih saat ini pertumbuhan industri digital di tanah air mengalami trend positif.

Demikian hal itu disampaikan Bambang pada acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2019 yang diselenggarakan di Ballroom XXI Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (28/11).

“Kalau memang kebutuhan dari pasar mengindikasikan kurangnya SDM unggul Indonesia yang mempunyai kemampuan coding, maka itu yang kita dorong,” ucapnya.

Bambang menjelaskan, pertumbuhan industry digital dan perusahaan startup di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat baik. Namun sayang, terkadang masih menggunakan ahli dari negara lain. Tantangan ini harus diselesaikan dengan membangun SDM unggul Indonesia, sebagai tenaga ahli coding berkualitas.

Masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial, perlu untuk beradaptasi maksimal menghadapi perkembangan revolusi industri 4.0. Untuk itu diperlukan upaya masif dan terstruktur, baik dari pemerintah maupun pihak swasta untuk mengenalkan sistem coding ke seluruh lapisan masyarakat.

“Yang penting harus ada pemahaman bahwa pelatihan (kursus) coding harus menjadi lebih massal, karena saat ini Indonesia masih kekurangan SDM unggul dibidang ini. Padahal tenaga ahli  coding sangat penting bagi sustainability perusahaan digital,” ungkapnya.

Baca: Airlangga: Ekonomi Indonesia Masih Positif

Berbagai skema sedang disiapkan Kemenristek untuk melahirkan lebih banyak lagi tenaga ahli coding di Indonesia. Salah satunya adalah melalui kursus atau pelatihan coding massal yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. (aw/republika/medcom).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*