Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi ekonomi Indonesia masih positif meskipun ada tekanan global. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia menduduki peringkat ketiga di antara negara-negara G20.

“Ini positive story yang harus disambut baik,” kata Airlangga, Jakarta, Kamis (28/11).

Airlangga menyampaikan, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh di atas lima persen secara tahunan di tengah ketidakpastian global. Padahal, banyak negara lain mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif.

Baca: Indef: Indonesia Punya Banyak Tantangan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2020

Dia menuturkan, pemerintah mempunyai sejumlah program quick win untuk menjaga kondisi ekonomi Indonesia, seperti perbaikan defisit transaksi berjalan melalui mandatory B30.  Dengan program ini, Indonesia berpotensi untuk menghemat dvisa sampai 8 juta dolar AS per tahun.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik ketimbang negara-negara lain. Ekonomi Indonesia berada di posisi ketiga setelah India dan China.

“Yang pertama saya ingin menunjukkan Indonesia dibanding negara-negara lain jauh lebih baik terutama dengan pertumbuhan ekonomi, kita lihat di G20, pertumbuhan ekonomi Indonesia di posisi ranking ketiga kita syukuri dan kita sering lupakan, nomer 3, di bawah India dan China baru Indonesia,” ujarnya.

Jokowi menerangkan, Indonesia harus menjaga optimisme di tengah tekanan kondisi global dan fokus menghadapi tantangan-tantangan internal sehingga ekonomi Indonesia bisa tumbuh dengan baik.

“Sehingga rasa optimisme ini harus terus kita terbarkan jangan sampai kita dalam posisi memang semua negara tertekan dengan kondisi eksternal, perang dagang yang tidak semakin jelas, masalah di Amerika Latin, Brexit, di dekat kita ada hal gak selesai-selesai, tapi kalau kita konsentrasi menghadapi tantangan-tantangan internal yang kita hadapi kita optimis pertumbuha ekonomi kita semakin baik,” kata dia. (sh/republika/suara).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*