Potret Menlu Pakistan, Shah Mahmood Qureshi. Sumber: Anadolu Agency

Islamabad,LiputanIslam.com—Menlu Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, mengecam keras sikap pemerintah India yang menghapus status otonomi khusus bagi wilayah Khasmir.

Dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera di Muzaffarabad ia mengatakan,” Pakistan sedang memantau situasi dengan hati-hati, dan begitu juga seluruh dunia.”

Menurutnya, pemerintah Pakistan saat ini sedang fokus pada kemungkinan genosida yang dilakukan oleh pemerintah India terhadap umat Muslim di Kashmir. Sebab, sampai saat ini, sedikit informasi yang bisa didapatkan terkait apa yang sesungguhnya terjadi di wilayah bagian India tersebut.

“Saat ini, kami sedang fokus terhadap kemungkinan genosida yang kami rasa akan terjadi atau mungkin sedang terjadi saat ini, karena kami tak tau apa yang kini tengah terjadi di Kashmir,” jelasnya.

“Saat mereka mencabut pemberlakuakn jam malam selama beberapa jam, kami melihat ribuan orang Kashmir turun dan melakukan aksi demonstrasi di jalanan. Jadi, situasinya semakin memanas,” tambahnya.

Baca: Di Tengah Ketegangan, Umat Muslim di Kashmir Tetap Rayakan Idul Adha

Menyusul pencabutan pasal 370 dan status otonomi khusus untuk Khasmir, pemerintah India menerjunkan ribuan personil militer ke wilayah itu dan mulai menahan para pemimpin politik. Tak hanya itu, penduduk setempat dilarang untuk keluar di jalanan. Namun, pemerintah India mengecualikan aturan tersebut hari ini, karena umat Muslim tengah merayakan shalat Idul Adha di masjid. Meski begitu, personil militer tetap bersiaga disepanjang jalan. (fd/Al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*