Tentara India membiarkan rakyat Khasmir berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Sumber: Associated Press

Kashmir, LiputanIslam. Com—Rakyat Muslim India di wilayah Jammu dan Kashmir tetap merayakan Idul Adha di tengah pengamanan yang ketat.  Perayaan ini dilaksanakan usai pemerintah wilayah Kashmir mencabut larangan penduduk untuk keluar rumah dan menunaikan shalat di masjid.

Pihak kepolisian Srinagar mengklaim perayaan berlangsung damai dan bebas dari insiden yang tak diharapkan.

Pihak pemerintah dilaporkan telah membicarakan rencana perayaan Idul Adha bersama para ulama setempat pada Minggu (10/8) malam kemarin.

Baca: India Kepung Kashmir, Para Pemimpin Politik Jadi Tahanan Rumah

Keadaan di Jammu dan Kashmir semakin tak menentu usai pemerintah India memutuskan untuk mencabut pasal 370 dalam konstitusi India yang mengatur otonomi khusus untuk wilayah tersebut.

Bagaimanapun juga,  langkah pemerintah India ini telah memicu ketegangan antara pemerintah India dan Pakistan.

Bahkan,  Pakistan telah mengambil sikap sebagai bentuk protes terkait penghapusan pasal tersebut.

Wilayah Kashmir telah menjadi titik konflik antara India dan Pakistan sejak negara itu merdeka dari jajahan Inggris pada 1947.

Kedua negara pun memiliki wilayah di Kashmir.  Setengah Kashmir dikontrol oleh pemerintah India dan setengahnya lagi oleh pemerintah Pakistan. (Fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*