Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah berencana memberikan subsidi tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas III.

Terawan menuturkan, pemerintah berencana menyubsidi iuran kelas III setelah masyarakat protes terhadap kenaikan iuran BPJS. Jadi, pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat.

Dengan adanya subsidi ini, kata dia, maka iuran BPJS Kesehatan kelas III akan kembali seperti semula, yakni Rp 25.500 per bulan.

Baca: Pengamat Sesalkan Iuran BPJS Kesehatan Naik Drastis

“Itu kan harapan saya dan saya akan selesaikan,” kata dia di Jakarta, Jumat (8/11).

Untuk mengeksekusi rencana tersebut, Menkes akan berkordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Menkes juga mengaku telah membicarakan rencana ini dengan Menteri Sekretaris Negara Praktino.

“Yah saya tak kerjakan, katanya suruh cepat-cepat, doain ya,” ucapnya.

Dalam hal ini, Komisi IX DPR RI meminta pemerintah tidak menaikkan iuran peserta BPJS Kesehatan kelas III. Komisi IX DPR RI menilai, untuk menutupi defisit BPJS Kesehatan, ada aternatif lain selain menaikkan iuran.

“Salah satunya adalah melalui cukai rokok,” kata Anggota Komisi IX Dewi.

Dewi menyampaikan, defisit juga bisa ditutupi dengan meningkatkan jumlah peserta. Sebab, dari 55 juta pekerja formal di Indonesia, hanya sekitar 34 juta yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Jadi ada selisih 20 juta yang belum masuk sebagai peserta BPJS Kesehatan. Ini apa tindakannya? Padahal bisa dimanfaatkan untuk mengatasi defisit,” tuturnya. (sh/kompas/katadata)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*