Sumber: suara.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengatakan rakyat adalah kekuatan pertahanan bangsa dan negara. Hal itu disebutkan dalam Undang-undang bahwa rakyat merupakan komponen kekuatan dan pertahanan negara.

Demikian hal itu disampaikan Menhan saat membuka ‘Simposium Penataan Wilayah Pertahanan RI dalam Rangka mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh’ di Gedung Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/7).

“Sejarah juga membuktikan bahwa TNI lahir dari rahim rakyat, berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan. Tanpa rakyat, TNI bukanlah apa-apa,” ucapnya.

Menurutnya TNI harus hidup bersama rakyat.  “TNI dan rakyat ibarat air dan ikan. Air adalah rakyat dan ikan adalah TNI atau pejuang-pejuang. Ikan tidak akan mungkin hidup, kalau ikan tidak ada airnya ya digoreng saja ikan itu,” katanya

“Jadi TNI hidup harus sama rakyat. Konsep ini diadopsi dari perang kemerdekaan di mana pada saat itu secara konsepsional seluruh rakyat dikerahkan melakukan perlawanan bersenjata. Semua potensi bangsa harus dibangun, didayagunakan secara aktif,” tambah Menhan.

Baca: PBNU: Jokowi-KH Ma’ruf Amin Pemimpin Seluruh Rakyat Indonesia

Pada kesempatan itu turut hadir Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Mayjen TNI (Purn) Subagio, pakar planologi Universitas Trisakti Yayat Supriatna, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Abdul Kamarzuki, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Muhammad Hudori, serta pejabat di lingkungan Kemhan dan TNI. (aw/detik/kumparan).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*