Pertemuan komisi konstitusional Suriah di Jenewa. Sumber: Anadolu

Jenewa,LiputanIslam.com—Komisi konstitusional Suriah akhirnya menggelar pertemuan perdananya di Jenewa pada Rabu (30/10) kemarin.  Pertemuan ini dihadiri oleh 150 orang, meliputi perwakilan pemerintah, oposisi, dan rakyat Suriah dan akan membuat dokumen yang bisa mengakhiri perang delapan tahun yang melanda negara itu.

Anggota komite konstitusional ditugaskan untuk merancang konstitusi yang nantinya akan dipilih oleh rakyat Suriah.

“Saya tahu, tidak mudah bagi Anda hadir di ruangan ini,” ucap utusan khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen kepada para hadirin.

“Namun fakta bahwa Anda berada di sini, saling berhadapan, adalah tanda kuat yang menjadi harapan bagi semua rakyat Suriah, dimanapun.” Tambahnya.

Baca: Tentara Suriah Terlibat Kontak Senjata Sengit dengan Tentara Turki

Pedersen menyebut, perancangan konstitusi ini adalah langkah awal menuju gerbang proses politik yang nantinya akan berlanjut pada pemilihan sesuai dengan resolusi PBB nomor 2254. Meski begitu, ia menegaskan, proses ini akan dijalankan oleh orang-orang Suriah.

“Jangan berharap kami atau tim kami akan mendikte apa yang harus Anda tulis dalam konstitusi itu. Masa depan konstitusi adalah milik dan untuk orang-orang Suriah,” ujarnya. (fd/Al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*