Sumber: MNA

Tehran,LiputanIslam.com—Para pejabat tinggi dari Iran, Suriah, dan Irak sepakat untuk membuat “koridor transportasi multimoda” untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara ketiga negara.

“Tiga negara sahabat, Iran, Irak, dan Suriah telah memiliki hubungan bisnis yang baik dan berkembang,” Kata Wakil Menteri Jalan dan Pengembangan Kota Iran, Shahram Adamnejad, kepada Kantor Berita Tasnim, Selasa (2/7).

“Mengingat kapasitas aktual dan potensial yang diciptakan oleh perjanjian bilateral antara ketiga negara serta prospek peningkatan pertukaran ini dalam waktu dekat, kami akan menyaksikan babak baru kemakmuran perdagangan di wilayah ketiga negara,” tambahnya.

“Oleh karena itu, ketiga negara telah sepakat untuk membangun koridor transportasi multimoda dari Iran, terhubung Ke Irak dan Suriah,” ucapnya.

Baca: Oman Bantah Miliki Hubungan Resmi dengan Israel

Direktur Pelaksana IRR (Iraq Republic Railways) Talib Jawad Kazim, memuji prestasi Iran di sektor industri kereta api. Dia mengatakan sanksi AS telah membuat Iran meraih kesuksesan besar.

Dia lebih lanjut menunjuk proyek kereta api yang menghubungkan Shalamcheh (Iran) ke Basrah (Irak) dengan mengatakan negaranya bersedia untuk mempercepat proyek tersebut sehingga jaringan kereta api kedua negara saling terhubung satu sama lain dan kemudian terhubung ke Suriah.

Selama kunjungan Presiden Iran, Hassan Rouhani, ke Irak pada bulan Maret, kedua negara menandatangani lima kesepakatan untuk mempromosikan kerja sama di berbagai bidang.

Dokumen-dokumen tersebut mensyaratkan kerjasama antara Iran dan Irak mengenai proyek kereta api Basra-Shalamcheh, memfasilitasi visa bagi para investor, kerjasama di sektor kesehatan, dan perjanjian antara Kementerian Perindustrian, Tambang dan Perdagangan Iran dengan Kementerian Perdagangan Irak, dan satu lagi di bidang minyak antara kementerian perminyakan kedua negara.

Menteri Perindustrian, Tambang dan Perdagangan Iran, Reza Rahmani, mengatakan bahwa Teheran dan Baghdad telah sepakat untuk meningkatkan nilai pertukaran perdagangan tahunan menjadi $ 20 miliar dalam waktu dua tahun.(FD/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*