LiputanIslam.com-Koordinator Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (ALASKA) Adri Zulpianto meminta Pansel calon pimpinan KPK mencoret komisioner KPK yang saat ini ikut seleksi calon pimpinan (Capim) KPK karena pekerjaan mereka dalam pemberantasan korupsi banyak yang belum tuntas dan cenderung macet.

Andri menilai masih banyak pekerjaan pemberantasan korupsi yang belum tuntas, di antaranya kasus korupsi PT (Persero) Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang dilaporkan ke KPK, diduga masih ditahan mereka dan belum dilanjutkan.

Baca juga: Pengamat: Masyarakat Harus Dilibatkan dalam Seleksi Capim KPK

“Sebaiknya KPK segera melanjutkan kasus dugaan korupsi di KBN dan jangan takut diintervensi oleh orang kuat,” kata Andri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/8).

Sampai saat ini, kasus korupsi tersebut diproses. KPK sebagai lembaga penegak hukum mestinya segera menindaklanjuti jika ada laporan tentang dugaan korupsi, termasuk di KBN. Hal ini sedikit demi sedikit akan menghancurkan nama baik KPK di mata masyarakat.

Sebelumnya, 40 peserta seleksi tes psikologi capim KPK telah terpilih. Selanjutnya Koalisi Masyarakat Sipil mendorong Pansel Capim KPK untuk melibatkan publik dalam melakukan tracking atau pelacakan rekam jejak 40 peserta tersebut. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*