LiputanIslam.com – Pengamat politik sekaligus dosen filsafat Universitas Indonesia Donny Gahral Adian menyebut bahwa masyarakat harus dilibatkan dalam menyeleksi calon pemimpin (Capim) KPK.

“Saya kira harus karena kita butuh orang-orang profesional, maka verifikasi integritas harus bisa di cross check dengan masukan dari masyarakat,” kata Donny saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (7/7).

Baca juga: Tiga Kecamatan di Kulon Progo Minta Bantuan Air Bersih

Menurutnya, informasi rekam jejak para capim KPK yang dimiliki oleh masyarakat lebih lengkap daripada panitia seleksi (pansel).

“Informasi Pansel kan terbatas, masyarakat bisa ikut memberikan masukan dan partisipasi dengan melengkapi informasi sehingga bisa menjadi masukan yang dipertimbangkan oleh Pansel,” tambahnya.

Masyarakat bisa memberikan masukan kepada Pansel mengenai rekam jejak para capim KPK yang dinyatakan lolos adiminstrasi pada 11 Juli mendatang. Capim KPK yang pernah terlibat tindak pidana korupsi atau justru ikut membebaskan tersangka korupsi tidak boleh diloloskan. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*