Sumber: gatra.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian mengingatkan bahwa perang siber dapat memecah belah persatuan bangsa. Termasuk yang terjadi selama perhelatan Pemilu 2019. Oleh karena itu, Hinsa menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan wilayah siber, yakni semua hal yang terkait aktivitas digital di Indonesia.

“Saya katakan, kita yang bertugas di BSSN mempunyai tanggung jawab cukup besar sekaligus kehormatan. Jadi kita ingin yang bekerja di sini mempunyai semangat yang tinggi, karena sekarang Siber ini 2 hal sangat berpengaruh dalam kehidupan. Bagaimana ekonomi kita, juga bagaimana keamanan pertahanan kita,” ucapnya usai Serah terima jabatan (Sertijab) di Jakarta, Minggu (26/5).

Menurutnya, perang atau konflik yang terjadi saat ini semuanya di awali dengan perang siber. “Pola perang ke depan selalu didahului dengan perang Siber. Dibuat dulu konten-konten untuk memecah belah, mempengaruhi hati dan pikiran sasaran sehingga terjadi konflik baru,” terangnya.

Baca: Siberkreasi ajak Anak Muda Lawan Hoax dan Radikalisme

Hinsa juga menegaskan bahwa dengan kemampuan yang dimiliki sekarang, pihaknya yakin mampu mengamankan Indonesia di bidang siber. Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal di bidang siber.

“Saya katakan kita punya power cukup besar untuk mengamankan kedaulatan bangsa dan negara ini. Saya yakin kita bisa wujudkan ini,” tandasnya. (aw/cnn/detik).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*