Sumber: sindonews.com

Gowa, LiputanIslam.com— Kementerian Pertanian tengah mendorong kaum milenial untuk terjun ke sektor pertanian. Kementan menargetkan Indonesia akan memiliki 1 juta petani atau sebanyak 40.000 kelompok tani milenial pada tahun 2019.

Sampai 30 April 2019, Kementan telah berhasil mencapai 63,9 persen dari target yang ditetapkan. Berdasarkan identifikasi petani milenial, tercatat sudah ada 28.540 kelompok tani.

Saat ini, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus menggiatkan program Penumbuhan dan Penguatan Petani Milenial untuk menumbuhkan minat generasi muda bekerja di bidang pertanian.

Baca: Ekspor Pertanian Sulsel Tembus Rp 800 M

Salah satunya adalah dengan merubah paradigma bahwa sektor pertanian tidak menguntungkan, atau pertanian itu kumuh dan tidak menarik.

“Ini yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat bahwa pertanian itu keren.
Apalagi dari sektor ekonomi, Nilai Tukar Petani (NTP) selama lima tahun terakhir cukup baik sehingga tidak ada alasan kita untuk pesimis,” kata Kabiro humas Kementan Guntoro Boga Andri, di Polbangtan Gowa, Jumat (17/05).

Dia menyampaikan, ada beberapa bidang yang bisa dibidik untuk mengembangkan pertanian, seperti perkebunan dan peternakan. Menurutnya, holtikultura bisa memberikan keuntungan yang besar.

“Holtikultura dalam 3 bulan bisa panen. untungnya besar dibanding sektor tanaman pangan yang selama ini jadi konsentrasi kita. Tanaman pangan penting, tapi kalau generasi muda mau cepat kaya, masuk ke holtikultur atau perkebunan,” ujarnya. (sh/republika/sindonews)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*