Sumber: rri.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan harga ayam di tingkat peternak akan berangsur normal.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag Tjahya Widayanti mengatakan, harga ayam di tingkat peternak saat ini sudah mendekati biaya produksi.

“Sudah berangsur normal (harganya),” ucap Tjahya, Minggu (7/7).

Baca: Harga Ayam Anjlok, Peternak Gulung Tikar

Tjahya menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya agar harga ayam bisa melebihi biaya produksi berkisar Rp 18 ribu-Rp 20 ribu per kilogram (kg). Angka tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 96 Tahun 2018 tentang Harga Acuan di Tingkat Petani dan Harga Acuan di Tingkat Konsumen.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi menyatakan, harga ayam hidup ras broiler di tingkat peternak sudah normal di kisaran Rp19.000 sampai Rp20.000 pada awal Juli.

Sugeng menilai, normalnya harga ayam bukan disebabkan oleh kebijakan afkir dini bibit indukan ayam, tetapi  karena seimbangnya permintaan dan penawaran.

“Animo peternak untuk mengembangbiakkan DOC [bibit berupa anak ayam usia sehari] itu rendah pada pekan pertama Juni lalu, jelang lebaran sekitar 1 sampai 10 Juni, sehingga sekarang ketersediaan ayam yang sudah dipanen saat cukup langka. Penawaran sesuai dengan permintaan,” jelasnya.

Sedangkan berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga daging ayam ras segar di tingkat pengecer pada 7 Juli 2019 berkisar Rp 25.750-Rp 40 ribu per kg. (sh/market.bisnis/republika)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*