Foto asli karikatur di al-quds.uk [klik untuk memperbesar]

Foto asli karikatur di al-quds.uk [klik untuk memperbesar]

Jakarta, LiputanIslam.com – Karikatur  The Jakarta Post  (TJP) yang menuai kontroversi, ternyata berasal dari media online berbahasa Arab yaitu Al-Quds.uk. Dari penelusuran Liputan Islam terkait opini-opini netizen yang beredar di dunia maya, pro-kontra gambar ini masih berlanjut.

Gungbaster, salah satu facebooker, dia menyayangkan mengapa ada tudingan bahwa TJP menghina umat Islam.

“Banyak orang yang kebakaran jenggot karena karikatur yang ada di TJP. Tapi ironisnya, yang menuding pun tidak mengetahui bahwa sebenarnya gambar ini berasal dari media Al-Quds A-Arabi, yaitu portal berita perlawanan Palestina yang berafiliasi dengan pejuang Palestina dan Hizbullah. Al-Quds sendiri merujuk pada Masjidil Aqsa,” tulisnya di Facebook.

Sumber asli karikatur bisa dilihat di: http://www.alquds.co.uk/?p=187054

Karikatur ini, lanjut Gungbaster, sebenarnya menggambarkan bendera ISIS, kelompok teroris yang  melakukan pembantaian dan penghancuran gila-gilaan dari semenanjung Irak hingga Suriah. Hal ini memicu berbagai pergerakan di Timur Tengah baik dari kelompok Sunni maupun Syiah menjadikan ISIS musuh bersama.

“Ada banyak contoh kebrutalan ISIS yang dilakukan kepada umat beragama di Timur Tengah seperti memperkosa golongan minoritas, membantai kaum Syiah, menyalib kaum Sunni sendiri hingga tewas karena tidak sejalan dengan pemikiran mereka, bahkan baru-baru  ini salah satu pemimpin ISIS menyerukan untuk menghancurkan Kabbah,” lanjutnya.

Gungbaster juga mempertanyakan sikap kelompok-kelompok yang menganggap karikatur ini sebagai penghinaan.

“Jadi kalau kartun yang merupakan sindirian kepada ISIS ini dianggap penghinaan kepada umat Islam, lantas kelakuan ISIS yang nyata-nyata  mungkar itu apakah dianggap bukan penghinaan yang nyata kepada Islam dan Rasulullah sendiri? Think again,” lanjutnya.

Berbagai ormas Islam seperti PBNU, Muhammadiyah, Persis, dan juga ulama kondang Abdulah Gymnastiar (Aa Gym) , menyatakan kekecewaannya atas karikatur tersebut.

“ Jakarta Post (3/7) ini sangat melukai hati, adalah penghinaan amat keji. Demi Allah saya tidak rela. Bila diri ini dihina tak jadi masalah tapi bila Allah Swt dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dihina, harus dituntut pertanggungjawabannya,” tulis Aa Gym di halaman Facebook miliknya.

Walau begitu, Aa Gym meminta umat Islam untuk tidak bertindak anarkis.

“Walau hati mendidih, tak boleh kita bertindak anarkis, kita laporkan dan pastikan tak ada penghinaan keji seperti ini lagi,” tutupnya.

Karena kartun TJP bersumber dari Al-Quds.uk, akankah ormas-ormas Islam Indonesia juga akan melaporkan media Al-Quds.uk kepada pihak berwajib — atas dugaan “penghinaan terhadap umat Islam?” (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL