Sumber: suara.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan hampir 2,3 Juta remaja Indonesia adalah pecandu narkoba.

JK menyampaikan, data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki beban berat karena kemajuan Indonesia bertumpu pada generasi mudanya.

“Data disampaikan bahwa hampir 2,3 juta pecandu narkoba adalah para remaja, itu berarti kita mempunyai beban yang berat untuk mengatasi masa depan daripada generasi muda kita ini,” kata dia, Rabu (26/6).

Baca: Lawan Narkoba, Muslimat NU Bentuk Laskar Anti-Narkoba

Dia mengungkapkan, banyak prediksi yang mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi negara kuat ke depannya. Hal ini mungkin terjadi jika generasi mudanya kuat, terpelajar dan inovatif.

“Tapi tentu dengan syarat bahwa kita mempunyai gen muda yang kuat dan terpelajar dan inovatif, tentu bebas daripada narkoba,” ujar JK.

Selain itu, berdasarkan informasi dari Kementerian Hukum dan HAM hampir 50 persen lembaga permasyarakatan diisi narapidana kasus narkotika.

“Karena itu Nusakambangan hanya diisi narapidana teroris dan narkotika. Informasi yang berkembang dari Kementerian Hukum dan HAM hampir 50 persen isi lapas itu pecandu atau pengedar narkotika. Luar biasa,” tuturnya,

Menurutnya, perlu kerja sama dari semua pihak untuk menuntaskan permasalahan tersebut, baik dari keluarga, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat keseluruhan.

“Semua pihak harus terlibat, keluarga, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat keseluruhan. Dan tentu lembaga hukum kita,” ucapnya. (sh/cnnindonesia/republika)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*