Foto: Kirsty Wigglesworth/AP

Tehran,LiputanIslam.com—Pernyataan ini disampaikan setelah pesawat nirawak AS tumbang karena dianggap melanggar kedaulatan wilayah udara Iran. Meski begitu, komando pusat AS mengklaim pesawat nirawaknya telah ditembak di wilayah udara perairan internasional, di Selat Hormuz.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, kembali mengingatkan AS bahwa pesawat nirawaknya akan kembali ditumbangkan jika nekat menyusup wilayah udara Iran.

Peringatan ini disampaikan Rouhani pada Rabu (24/7), sambil menjelaskan sikap politik Tehran yang tidak menginginkan ketegangan, tapi akan berperan aktif menjaga keamanan di kawasan.

“Kami tidak akan membiarkan siapa pun membuat onar di Teluk Persia dan Selat Hormuz, tapi kami tetap tidak ingin memicu ketegangan dan konfrontasi militer,” ucap Rouhani.

Rouhani menegaskan, Selat Hormuz bukanlah tempat untuk mempermainkan hukum internasional. Dirinya mengaku siap untuk negosiasi, tapi tidak untuk menyerah.

“Selama saya memilik tanggung jawab eksekutif negara, kami akan selalu siap melakukan negosiasi yang jujur, legal, serta bertujuan untuk menyelesaikan masalah,” jelas Rouhani. “Tapi di saat yang sama, kami tidak akan pernah mau menyerah atas nama negosiasi,” tambahnya.(fd/Sputnik)

Baca: Panglima IRGC Umumkan Secara Resmi Tak Ada Drone Iran yang Ditembak Jatuh

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*