Sumber: Tasnim

Tehran, LiputanIslam. Com—Menteri Perminyakan Iran, Bijan Namdar Zanganeh, menyoroti ‘kemandulan’ sanksi AS terhadap sektor minyak Republik Islam dan mengatakan upaya yang bertujuan memblokir industri minyak Iran itu telah gagal.

“Banyak upaya dilakukan untuk menghentikan pengembangan industri minyak Iran atas nama sanksi,” kata Zanganeh kepada Tasnim.

“Bukannya berhenti,  pengembangan industri minyak negara kita justru mengalami peningkatan jumlah kontrak,  diiringi peluncuran proyek, dan eksplorasi berbagai proyek di sektor industri minyak dan gas negara,” tambahnya.

“Eksplorasi minyak dan gas berlanjut di seluruh Iran, dan setiap kali penemuan baru ditemukan, publik akan diberitahu … tentang peningkatan cadangan minyak dan gas negara itu,” lanjut menteri perminyakan tersebut.

Baca: Iran Buat Kesepakatan Pengembangan Ladang Gas Senilai $440 juta

Minggu lalu, wakil kepala Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) mengumumkan penemuan ladang gas besar-besaran di Iran Selatan.

Kepada wartawan di Teheran, Reza Dehqan mengatakan ladang gas besar bernama “Eram” telah ditemukan di provinsi selatan Fars.

Dia menambahkan bahwa ladang gas, dengan kapasitas cadangan 19 triliun kaki kubik gas alam terletak di bagian selatan provinsi.

Para pejabat Iran mengatakan negara itu terus maju dengan rencana pengembangan energinya meskipun ada sanksi keras dari AS yang berusaha melumpuhkan ekonomi Iran.(fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*