Menteri telekomunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi saat menghadiri pertemuan di parlemen. Sumber: Presstv

Tehran,LiputanIslam.com—Menteri Telekomunikasi Iran, M. Javad Azari Jahromi, mengecam pernyataan diplomat senior AS terkait pemadaman internet di Iran. Ia menyebut janji Amerika untuk menyediakan akses internet tak terbatas kepada rakyat Iran sebagai contoh kemunafikan murni.

Ia menghimbau Amerika agar memikirkan mandeknya akses obat-obatan kepada pasien kanker jika memang perduli pada rakyat Iran.

Dubes Amerika untuk Jerman, Richard Allen Grenell, menulis lewat akun twitternya pada Minggu (17/11) lalu. Ia mengaku, Amerika mampu memastikan akses internet di Iran tetap berjalan lancar dan terhindar dari upaya pemadaman. Azari langsung membantah klaim tersebut.

“Internet akan segera dapat diakses lagi oleh rakyat Iran dan pemerintah akan terus mengembangkannya,” ucap Azari, bersumpah bahwa internet di Iran akan menjadi dasar untuk mengumumkan kebijakan opresif pemerintahan Amerika.

Baca: Terjadi Kerusuhan di Iran, Pompeo Bersorak di Twitter

Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran sejak tahun lalu, usai negara itu secara tiba-tiba mundur dari JCPOA atau yang lebih dikenal dengan kesepakatan nuklir Iran.

Sanksi-sanksi itu telah berdampak pada sektor kemanusiaan di Iran. Terutama pada pasokan obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh pasien EB di Iran.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*